Alat peraga Jadwal Waktu Sholat tersebut dilengkapi dengan fitur jam digital, pengaturan waktu sholat, pengaturan waktu iqomah untuk setiap waktu sholat, waktu standby untuk setiap waktu sholat, waktu standby untuk waktu sholat Jum’at, serta running text.

  1. Pengaturan Jam Digital / Waktu Lain

Cara settting waktu adalah dengan menekan tombol menu pada tombol samping kiri atas alat peraga jadwal waktu sholat, kemudian tekan tombol up untuk mempercepat / menambah atau tekan tombol down memperlambat / mengurangi  waktu, sesuaikan dengan kondisi.

Susunan pengaturan pada menu ini adalah Jam, Menit, Hari, Tanggal, Bulan,  Tahun, Set Jam On/Off dan  Set Jadwal On/Off.

Misal untuk pengaturan menit yang terlambat 4 menit dari jam lain, tekan tombol menu selama sekitar 2 detik, tekan menu sekali lagi untuk mengatur menit kemudian tekan tombol up sebanyak empat kali. Apabila pengaturan waktu yang lain tidak akan dirubah, maka lanjutkan tekan tombol menu sekitar 6 atau 7 kali lagi tanpa diiringi dengan menekan tombol up dan down untuk mengabaikan pengaturan waktu yang lain hingga alat peraga jadwal waktu sholat  kembali beroperasi normal.

 

  1. Pengaturan Waktu Sholat

Fungsi fitur ini adalah untuk mengingatkan mu’adzin agar segera bersiap untuk mengumandangkan adzan apabila telah masuk waktu. Peringatan yang diberikan adalah bunyi beep berulang disertai dengan tampilan pada display.

Untuk melakukan pengaturan waktu sholat agar sinkron antara yang tertampil dengan kondisi riil, kita harus mempunyai jadwal up to dateyang dikeluarkan oleh lembaga resmi yang berkompeten diantaranya adalah jadwal imsakiyah yang dirilis oleh Kantor Kementerian Agama daerah setempat.

Display memunculkan waktu yang akan diatur dengan urutan, syuruq, subuh, dzuhur, asyar, maghrib dan isya. Misal kita akan mengatur ulang jadwal sholat maghrib yang sudah melenceng terlalu cepat sekitar 2 menit, maka tekan tombol up selama sekitar 2 detik, kemudian tekan tombol menu sekitar 5 kali sampai tampil di display menu pengaturan waktu untuk maghrib, kemudian tekan tombol downsebanyak 2 kali. Namun apabila ternyata menemui kendala dalam mengatur waktu ini, hal tersbut mungkin disebabkan oleh tanda minus (-) atau plus (+) yang muncul didekat angka yang akan diatur, untuk merubah tanda tersebut dapat dengan cara menekan lama sekitar 3 detik tombol menu sampai terdengar bunyi beep yang juga diringi perubahan tanda pada display.

Kemudian jika masih ingin melakukan perubahan  pada jadwal isya, kita tinggal menekan menu 1 kali lagi hingga muncul pengaturan jadwal isya. Lakukan perubahan sesuai dengan kondisi yang dikehendaki lalu tekan lagi tombol menu sampai alat peraga jadwal waktu sholat  beroperasi normal dan menampilkan jadwal sholat. Dapat kita amati tampilan yang muncul oleh display, apabila tidak ada lagi jadwal yang akan dirubah, kita dapat melakukan pengaturan lain yang dibutuhkan. Ulangi langkah tadi apabila masih membutuhkan pengaturan serupa.

 

  1. PengaturanJeda Iqomah dan Standby

Waktu jeda iqomah adalah waktu dimana saat alat peraga jadwal waktu sholat display akan menampilkan tulisan iqomah tanpa beep, waktu jeda iqomah ini kita atur supaya cukup waktu bagi muadzin untuk mengumandangkan adzan hingga qomat. Jeda waktu iqomah akan muncul setelah waktu peringatan masuk waktu sholat. Pengaturan bisa berbeda-beda pada tiap waktu sholat, bisa kita sesuaikan dengan kebutuhan. Misal kita akan mengatur ulang jadwal iqomah sekitar 5 menit pada waktu subuh dan 4 menit pada waktu lain.

Cara melakukan pengaturan adalah sebagai berikut; tekan lama tombol down selama sekitar 2-3 detik, Display memunculkan waktu yang akan diatur dengan urutan subuh, dzuhur, asyar, maghrib dan isya. Kemudian tekan tombol menu untuk melakukan pengaturan pada masing-masing waktu, untuk mengatur menit kita lakukan dengan mengatur angka yang dikehendaki pada masing-masing waktu. Kita atur pada angka 5 artinya waktu jeda iqomah adalah selama 5 menit.

Sedangkan waktu standby berguna untuk mengatur lamanya alat peraga jadwal waktu sholat  akan dimatikan sementara. Untuk mengatur waktu  standby adalah melanjutkan menu pengaturan waktu jeda iqomah. Setelah pengaturan waktu jeda iqomah isya, akan muncul secara otomatis menu pengaturan waktu standby. Untuk pengaturan waktu standby, terdapat 2 pengaturan, yakni pengaturan waktu standby sholat lima waktu dan waktu standby sholat Juma’t.  untuk nilai sholat lima waktu cukup kita masukkan angka 25 yang artinya alat peraga jadwal waktu sholat  akan standby selama 25 menit, sedangkan untuk sholat Jum’at kita masukkan agak lama yakni sekitar 35 menit yang artinya alat peraga jadwal waktu sholat  akan dimatikan sementara selama 35  menit. Setelah waktu iqomah selesai maka alat peraga jadwal waktu sholat  akan segera masuk ke mode standby sesuai dengan waktu yang kita atur. Waktu ini harus kita atur agak lama untuk memberikan kesempatan kepada para jamaah masjid melaksanakan sholat dengan khusyu’ tanpa ada gangguan bunyi dan tampilan dari alat.

 

  1. PengaturanRunning Text

Fitur Running text memiliki 4 mode berbeda-beda yang bisa kita entri. Pada alat peraga jadwal waktu sholat  yang ada di Masjid Al-Maghfiroh Desa Pusar, pada hari-hari biasa F1 dientri dengan Nama Masjid, F2 & F3 dientri dengan nama-nama Petugas Sholat Jum’at dan F4 dientri dengan terjemahan ayat Al-Quran. Namun pada hari-hari tertentu seperti hari besar Islam teks pada mode F2, F3 dan F4 dapat disesuaikan dengan kondisi yang ada.

Untuk melakukan entri pada fitur running text, berhubung letak alat peraga jadwal waktu sholat  yang cukup tinggi menempel ditembok serta untuk mengurangi risiko kerusakan alat peraga jadwal waktu sholat  oleh pergerakan perpindahan alat peraga jadwal waktu sholat, maka sejak sekitar enam bulan yang lalu sudah saya upayakan kabel extension sebagai penghubung alat peraga jadwal waktu sholat dengan keyboard.